Kamis, 13 Juni 2013

kepergianmu.

aku tak pernah sesedih ini. sebelumnya, aku tak pernah merindukanmu sedalam ini. aku merindukan detik-detik dimana kita duduk berdua dalam satu tempat yang nyaman. tempat favorite kita, meja makan28.
semenjak kamu pergi, aku belum menemukan pelukan sehangat pelukanmu, bisikan cinta seindah bisikanmu, dan mimpi-mimpi seindah mimpi kita yang akan kita wujudkan bersama dulu.. semuanya sudah kulakukan, hingga sampai aku menulis ini semua, sungguh aku tetap tak bisa. tak bisa pindah hati darimu. apalagi yang harus aku lakukan? untuk menahanmu disini, untuk menemani kesendirianku, untuk menjagaku dari gelapnya malam.

setelah kepergianmu, sudah ada laki-laki yang datang dan pergi. sudah ada yang ingin mencoba untuk singgah dan menggantikanmu. tapi entah mengapa, rasa ini tak bisa. aku anggap mereka semua sama. yang aku inginkan sekarang hanya kamu disini, bukan mereka. mereka semua gapunya kehangatan yang sama seperti saat jemarimu melingkar dibahuku, mereka tak punya bualan bualan manis yang kau janjikan padaku, entah.. mungkin mata hatiku yang memang belum bisa menerima kehadiran orang baru. yang pada akhirnya, sama sama akan membuatku sakit.

apa kamu akan kembali? kembali memelukku, kembali menemani kesendirianku, kembali memberi cinta yang penuh seperti dulu. seperti dulu dimana bahagia selalu tersirat dimata ini, dimana air mata ini selalu mempunyai arti kebahagiaan saat kamu ucapkan tak pernah ingin lepas, dimana peluk itu hanya untuku, dimana perhatianmu tak pernah usang. apa mungkin semuanya kembali seperti dulu?

sejak hari itu, hari dimana terakhir kita bertemu, hari terakhir jarimu memegang erat jemariku, hari terakhir kau bersandar dipundakku. andai aku tau bahwa itu adalah yang terakhir, aku gak akan mau pulang, aku gak akan mau pergi, aku gak akan mau jauh-jauh dari kamu. andaikan........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar