Minggu, 30 Agustus 2015

Rumit



Sungguh aku sangat ingat betul kapan pertama kali aku mengenalmu
Kita hanya saling melihat satu sama lain
Tanpa adanya percakapan yang berarti

Dan…. Waktu itu pun datang
Saat dimana kita dipertemukan
Tanpa sengaja dan tanpa terduga
Disaat itupun kami duduk bersama
Birbincang perihal apa saja tanpa perasaan apa-apa
Kita sama-sama butuh teman
Teman cerita untuk segala macam rasa yang menggenggam

Kita sama-sama takut saling menyakiti
Yap! Saling menyakiti pasangan yang jauh lebih lama sudah menemani kita
Aku tak mengerti
Segalanya begitu rumit
Semuanya begitu menyakitkan
Ketika aku harus mulai mengingat segala hal yang sudah kita lakukan bersama
Begitu menyenangkan
Ketika aku bisa melupakan segala kesibukanku saat bersamamu
Ketika canda tawa itu hadir disetiap percakapan kita
Ketika kita sama-sama bisa sejenak melupakan masa lalu dan hidup untuk masa depan
Walaupun hanya untuk sejenak….

Setelah kebersamaan itu mulai terjalin
Kenyamanan inipun tak bisa aku hindarkan
Aku…………….. Aku mulai memikirkanmu

Namun aku sadar ini semua tak kan bisa
Karena kita masih punya masa lalu yang terikat
Aku dan kamu tak kan pernah menjadi kita
Karna kita sama sama punya dia.....

Awalnya pun aku kira aku adalah satu satunya bunga yang ada ditaman indah itu
Namun baru kusadari
Kau telah memetik bunga dari berbagai tempat
Hingga kau penuhi taman indahmu dengan berbagai macam bunga yang indah
Aku hanyalah salah satunya, yang mungkin kau pandang sebelah mata