andaikan dapat kubeli waktu itu
waktu pertama kali kumelihatmu
waktu pertama kali kudengar suara itu
waktu pertama kali canda itu ada
waktu pertama kali rasa sayang itu mulai tumbuh
waktu tangis itu adalah tangisan kebahagiaan
waktu kau jadikan aku wanita satu-satunya
waktu kau memprioritaskan hidupku
waktu kita bercanda berdua
dulu..
aku bagaikan permaisuri suatu kerajaan
aku merasa menjadi aktor utama dalam hidupmu
aku selalu merasa jadi yang kau pentingkan
hingga tiada lagi ada peran peran figuran yang berani menggangguku
sampai pada akhirnya...
waktu itupun hilang!
kini aku bagaikan bongkahan batu yang pecah
tak ada sedikitpun semangat yang tumbuh
mengapa itu semua terjadi padaku?
apakah wanita lain merasakan apa yang kurasakan saat ini?
apa yang harus kulakukan?
yang aku butuhkan saat ini cuma waktu
waktu aku sama kamu:')
